Langsung ke konten utama

BANGGA! KERETA API MAHAKARYA ANAK BANGSA JADI RAJA DI ASIA??

Setelah sukses menjadi tuan rumah G20 kemarin, Jokowi kembali akan membuat kejutan baru. Sebuah tehnologi yang lebih maju dan tidak kalah dari Jepang.

Hmm.. Apa itu ya???

Yuk cek faktanya.

Indonesia berhasil membuat kereta api tanpa masinis dengan menggunakan tehnologi yang jauh lebih maju.

Kereta canggih yang dibuat oleh perusahaan milik negara, yaitu PT INKA Persero memiliki banyak keunggulan. Di antaranya:

  • tidak diperlukan masinis untuk menjalankannya
  • secara otomatis dapat mengatur kecepatan, pergerakan hingga waktu berhentinya
  • mampu membawa 600 penumpang.

FYI, Kereta canggih ini sudah hampir selesai dan akan diresmikan pada pertengahan 2023.

Tidak hanya bangga dengan keberhasilan dibuatnya LRT yang memakai tehnologi maju, menurut Jokowi setelah meninjau dan mencobanya secara langsung, LRT ini terasa sangat nyaman, cepat dan tidak berisik.

Kereta api buatan anak bangsa juga sudah diekspor ke banyak negara. Ke Australia, Singapur, Malaysia, Srilanka, Filiphina dan Bangladesh. 

PT INKA juga menjadi perusahaan kereta api terbesar se Asia Tenggara.

Jadi bagaimana menurut kalian tentang Kereta api tanpa masinis buatan anak bangsa? Mampukah anak bangsa menjadi raja kereta api di Asia??

Tulis tanggapan kalian di komentar!

Tulisan paling banyak dibaca:

Kursus Gratis 3,5 Bulan - RATUSAN JUTA DARI GOOGLE

Event ini merupakan dedikasi sosial dalam rangka sedekah ilmu agar aku bisa mewariskan ilmu yang benar-benar bermanfaat untuk orang lain. Di sesi kali ini, terbatas hanya untuk 10 peserta saja. Dan biaya kursus pembuatan website + SEO nya yang biasanya 9juta ke atas, ga perlu bayar dengan uang.  Cukup bayar dengan doa terbaik saja. Pertemuan offline bertempat di Resto Pak Raden, Purwokerto, Jateng. Cari di Google Maps. Mulai hari Minggu, 23 Juli 2023 jam 16.00. Pertemuan pertama dan kedua berdurasi 4-5 jam. Berikutnya via online maksimal 4 jam. Tapi tetap bisa diskusi di grup wa. Silahkan daftar dengan isi form di bawah. Tapi sebelumnya, aku mau cerita sedikit bagaimana ini bisa sangat membantu ekonomi Anda. Sudah puluhan tahun terakhir, produk Google menjadi salah satu alat paling disukai untuk menemukan semua hal oleh semua orang di dunia. Seperti website, Google Maps, dan YouTube. Misal Anda punya produk risolles untuk acara. Dan Anda menaikkan risolles di produk-produk Google. ...

Dongeng Anak Usia 7 Tahun: Aku Ingin Ke Luar Negeri (ep. 3 terakhir)

  Penulis: Maolana Akhsan Panjang: 30 halaman

Dongeng Anak Usia 7 Tahun: Aku Ingin Ke Luar Negeri (ep. 2)

Penulis: Maolana Akhsan Panjang: 30 halaman

Dongeng Anak Usia 7 Tahun: Aku Ingin Ke Luar Negeri (ep. 1)

Penulis: Maolana Akhsan Panjang: 30 halaman Pesan Moral:  🌱 1. Mimpi Tak Mengenal Usia "Sekecil apapun kamu, kamu berhak punya mimpi besar." Laila membuktikan bahwa mimpi ke luar negeri bukan hanya milik orang dewasa. Anak-anak juga bisa punya cita-cita besar. 💰 2. Ketekunan dan Disiplin Akan Berbuah Manis "Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit." Dengan menabung secara konsisten dan tidak menyerah, Laila berhasil mencapai target yang besar. 👨‍👩‍👧‍👦 3. Dukungan Keluarga Adalah Kekuatan Keluarga bukan hanya tempat tinggal, tapi juga tempat tumbuhnya semangat dan harapan. Peran ayah, ibu, adik, dan bahkan pembantu sangat penting dalam perjalanan Laila. 🧑‍🌾 4. Cinta pada Lingkungan dan Hidup Sederhana Kebun sayur dan kolam ikan menggambarkan bahwa hidup sederhana, dekat dengan alam, tetap bisa menjadi tempat tumbuhnya impian besar. 💡 5. Belajar Mandiri dan Bertanggung Jawab Sejak Dini Laila belajar bekerja, menyisihkan uang, memb...

Cerita Pak Sarno Ep - 2

Rutinitas Momong Adam (Versi Panjang) Hari-hari ayah di rumah hampir selalu ditemani Adam. Bocah kecil itu seperti matahari pagi yang baru terbit—hangat sekaligus tak kenal lelah. Begitu membuka mata, Adam langsung memulai petualangannya. Tidak ada waktu untuk duduk diam. Kakinya yang kecil bergerak tanpa henti, dari kamar ke ruang tamu, dari ruang tamu ke dapur, lalu tiba-tiba sudah muncul lagi di halaman. Ayah mengikuti di belakang, bukan karena ingin, tapi karena harus. Mata anak kecil itu selalu menemukan sesuatu yang baru untuk dieksplorasi. Kadang dia menyeret mobil-mobilan di lantai, suaranya berderak di keramik. Kadang dia mengangkat sandal kiri dan kanan yang berbeda, berjalan dengan bangga seakan sedang memakai sepatu mahal. Kadang pula dia datang dari luar membawa daun bayam atau ranting kecil dari kebun, lalu meletakkannya di meja seolah itu hadiah penting. Bagi Adam, rumah bukan sekadar tempat tinggal. Baginya, setiap sudut adalah arena bermain. Kursi bisa jadi benteng,...